header-int

Ekplorasi Potensi Desa, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Dibekali Pendekatan ABCD

Kamis, 13 Jan 2022, 10:46:30 WIB - 66 View
Share
Ekplorasi Potensi Desa, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Dibekali Pendekatan ABCD

HUMAS - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember (UIN KHAS Jember) menyelenggarakan pembekalan bagi mahasiswa peserta KKN (Kamis, 13/01). 
Kepala Pusat Pengabdian, Haryu, menyampaikan bahwa KKN berlangsung selama 40 hari sejak 17 Januari sampai dengan 28 Februari 2022. 

"Peserta KKN kali ini  sebanyak 46 orang yang berasal dari lima fakultas. Mereka dibagi menjadi lima kelompok. Mereka akan diterjunkan di dua kecamatan, Arjasa dan Jelbuk," katanya.

Dalam sambutannya, Ketua LP2M, Zainal Abidin, menjelaskan, KKN yang dipilih adalah KKN berbasis fakultas dengan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Pendekatan ini dimaksudkan agar mahasiswa mampu mengeksplorasi potensi yang desa dalam berbagai aspek. Potensi itu digali, dipetakan, dan dikembangkan oleh masyarakat bersama-sama dengan mahasiswa KKN. 

"Pilihan berbasis fakultas didasarkan atas pertimbangan kompetensi mahasiswa dan dosen. Sebagai contoh, mahasiswa FEBI memiliki kompetensi tentang ekonomi dan bisnis. Kompetensi itu tidak dimiliki oleh mahasiswa dari fakultas lain. Demikian halnya dengan Dosen Pembimbing Lapangan. Dosen FEBI lebih tepat mendampingi mahasiswa FEBI. Keselarasan ini saya pandang dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan KKN," ungkap alumni STAIN Jember ini.

Zainal menambahkan, laporan KKN bukan lagi laporan sebagaimana biasanya, melainkan dalam bentuk buku. Buku itu dapat buku khas laporan pengabdian atau buku kumpulan refleksi dan catatan-catatan atas kondisi riil di masyakarat atau di lembaga sesuai tema masing-masing kelompok.

"Buku itu akan diterbitkan dalam bentuk e-book. Penerbitnya adalah UIN KHAS Press. Selain sebagai karya mahasiswa yang berkontribusi pada akreditasi Prodi dan Institusi, karya itu juga dapat mempopulerkan nama kampus kita UIN KHAS Jember di Indonesia," ungkapnya dengan yakin.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Miftah Arifin, mengaku optimis KKN yang akan datang jauh lebih baik. Pasalnya, peserta KKN diharuskan memilih KKN pada saat KRS-an. Dengan begitu, LP2M memiliki waktu sekitar empat bulan untuk menyiapkan KKN, mulai dari verifikasi peserta, upgrading DPL, pembekalan mahasiswa, dan persiapan-persiapan teknis administratif lainnya.

"Ini berbeda dengan persiapan KKN selaman ini tampak terburu-buru karena jeda dari pendaftaran, verifikasi, pembekalan dan pelepasan sangat singkat. Ke depan, dengan waktu empat bulan itu LP2M dapat menyiapkan dengan sebaiknya. Dengan waktu persiapan itu, pelaksanaan KKN harus benar-benar lebih baik," tegasnya.

Prof Miftah menyambut baik terkait penerbitan buku sebagai output KKN. Laporan KKN selama ini ditumpuk begitu saja. Semakin lama semakin banyak dan menumpuk di LP2M. Ujungnya dipertimbangkan (dimusnahkan, red.).

"Saya harap ikhtiar ini dikawal oleh DPL dan LP2M. DPL harus bertanggung jawab atas karya mahasiswa. Makanya nanti nama dosen harus diletakkan di urutan pertama. Dengan begitu, dosen kan ikut memeriksa karya mahasiswa. Jika jelek, dosennya ikut malu," tutupnya sambil tersenyum (Humas)


IAIN JEMBER Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTIN) terkemuka di wilayah tapalkuda, IAIN Jember terus berbenah untuk menjadi Universitas Islam Negeri pertama di wilayah tapalkuda. Berbagai sarana dan prasana pendidikan, Mahad dan Gedung Dosen yang megah telah diresmikan oleh Menteri Agama RI pada awal tahun 2017.

Jl. Mataram No. 1 Mangli, Jember 68136, Jawa Timur, Indonesia

+62 331-487550, 427005

+62 331-427005

info@iain-jember.ac.id

© 2022 IAIN JEMBER Follow IAIN JEMBER : Facebook Twitter Linked Youtube | Maintenance by UPT - TIPD