header-int

Alumni PKPNU Perkokoh Komitmen Kebangsaan

Rabu, 18 Des 2019, 06:02:28 WIB - 634 View
Share
Alumni PKPNU Perkokoh Komitmen Kebangsaan

HUMAS - Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Islam tidak dapat dipisahkan. Sebab, itu sudah menjadi kesepakatan para ulama NU. Mengingat, dasar dari NKRI telah sesuai dengan ajaran Islam. Jadi, tidak ada alasan bagi kita untuk mengubah NKRI menjadi negara Islam ataupun negara dengan sistem khilafah.

Hal itu ditegaskan oleh Prof. Dr. H Moh. Isom Yusqi M.Ag, Sekretaris Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama. “Meskipun Indonesia bukan negara Islam, tetapi Islam telah menjadi nafas dalam kehidupan sehari-hari NKRI,” papar guru besar kelahiran Surabaya.

Dalam diskusi yang digelar di rumah Rektor IAIN Jember Prof. Dr. Babun Suharto, MM, juga menampilkan KH. Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) yang merupakan putra dari KH Achmad Shiddiq. Selain itu juga Ketua Baznas Jember KH Misbah, Ketua MUI Jember Prof. Dr. Halim Subahar dan dosen pascasarjana IAIN Jember Dr. Kun Wasis, M.I.Kom. Tak kurang dari 100 peserta yang sebagian besar alumi PKPNU hadir.

Agar NKRI dan NU tetap eksis, Gus Firjaun memberikan tiga kunci yang harus dijaga dan dikuasai NU. Yaitu, masjid atau musala, madrasah, dan pondok pesantren. Karena ketiga hal ini merupakan benteng NU agar Islam dan NKRI terhindar dari kehancuran. Oleh karena itu, Gus Firjaun  ini berharap agar alumni PKPNU mampu menggerakkan dan memperkuat masyarakat NU dengan ketiga hal tersebut. “Saya berharap agar alumni PKPNU bisa membimbing masyarakat di Indonesia ke depannya demi memperkuat NU,” ungkapnya.

Sementara itu, KH Misbah menambahkan bahwa Indonesia dan NU akan menghadapi tiga hal di masa depan. Pertama, war of perseption dimana akan ada perang persepsi yang bertentangan dengan ajaran Islam, atau disebut Islam trans nasional.  Kedua, war of economy, yakni bagaimana kita harus mengayomi masyarakat dhuafa agar tumbuh perekonomiannya. Yang ketiga war of civilititon, dimana akan terjadi perang budaya akibat perbedaan budaya. “Maka di sini kita harus memperkuat kesatuan dan komitmen kebangsaan kita,” ujar Misbah.

Sementara itu, Kun Wazis menambahkan, diperlukan tiga cara kaderisasi sebagai proses transformasi nilai-nilai ke-NU-an. Yaitu, kaderisasi kepada keluarga, kaderisasi kepada masyarakat, dan kaderisasi dalam meregulasi negara seperti momentum Hari Santri Nasional dan Undang-Undang Kepesantrenan.

Diskusi publik ini merupakan lanjutan dari acara PKPNU yang dilaksanakan pada 29 November - 1 Desember beberapa hari yang lalu di Pondok Pesantren Nurul Qurnain, Sukowono.

Menurut koordinator alumni Prof. Dr. Muhammad Noor Harisuddin, diskusi publik ini akan menjadi acara rutinan alumni PKPNU setiap bulan sekali dengan tema yang menarik. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kecintaan alumni PKPNU kepada NU. “Selain ajang silaturahmi dan diskusi yang akan diadakan setiap bulan, kami juga akan menerbitkan buku dari beberapa segmen dosen alumni PKPNU yang bertujuan untuk meningkatkan komitmen kebangsaan dan kecintaan terhadap NU,” paparnya.

Rektor IAIN Jember, Babun Suharto selaku tuan rumah berharap agar agenda kegiatan alumni PKPNU tidak hanya berbentuk diskusi. Melainkan juga ada kunjungan ke pondok pesantren untuk mengikuti kajian kitab atau mengunjungi masyarakat sekitar untuk bersosiaslisasi dan memberikan pendampingan. “Selain diskusi seperti ini, sambil lalu kita akan bersilaturahmi anjangsana dan juga mengunjungi pesantren dan masyarakat,” harapnya. (Delfi/Choliq)

Unidha Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTIN) terkemuka di wilayah tapalkuda, IAIN Jember terus berbenah untuk menjadi Universitas Islam Negeri pertama di wilayah tapalkuda. Berbagai sarana dan prasana pendidikan, Mahad dan Gedung Dosen yang megah telah di resmikan oleh Menteri Agama RI di awal tahun 2017.

Jl. Mataram No. 1 Mangli, Jember 68136, Jawa Timur, Indonesia

+62 331-487550, 427005

+62 331-427005

info@iain-jember.ac.id

© 2020 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember Follow Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember : Facebook Twitter Linked Youtube